Kasipnya Waktu Sebabkan Pembahasan APBD-P Buteng Tak Tuntas

  • Whatsapp
Ketua Komisi III DPRD kabupaten Buton Tengah Tasman SE

BUTON TENGAH, SULTRA – Akibat sempitnya waktu pembahasan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Tahun 2021 tidak tuntas dilakukan pembahasan. Sempitnya waktu pembahasan tersebut disebabkan Pemda Buteng terlambat menyetorkan dokumen KUA PPAS dan APBD-P sementara masih banyak hal yang harus dibahas.

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buteng Tasman SE mengatakan, Pemda Buteng menyetorkan dokumen KUA PPAS ke DPRD tanggal 27/9/2021 dan dokumen APBD-P disetor pada tanggal 29/9/2021, sementara batas waktu penetapan sampai tanggal 30/9/2021.

“Jadi sangat sempit sekali waktu pembahasannya, cuma 3 hari, dan ini memang tidak bisa untuk dipaksakan, memang sempat kami lakukan pembahasan yakni KUA PPAS, tetapi belum ada kesepahaman dengan BANGGAR DPRD makan pembahasanya tidak tuntas,” tuturnya saat dikonfirmasi oleh rekan media, Selasa (4/10/2021)

Olehnya itu, harap Tasman, kejadian ini harus dijadikan sebuah pembelajaran kedepannya, agar pembahasan APBD tahun 2022 yang tidak lama lagi akan dilakukan pembahasan dapat berjalan dengan baik, sebab Pemda dan DPRD selain harus jalan beriringan satu sama lain juga memiliki batas dan kewenangan masing-masing.

“Dalam waktu dekat ini akan dilakukan lagi pembahasan APBD tahun 2022, jadi Pemda Buteng harus menyiapkan dokumennya jauh-jauh hari, agar tidak terjadi hal seperti ini lagi, karena Pemda dan DPRD berjalan beriringan,” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *