Listrik Gagalkan Simulasi Asesmen Nasional Ditalaga Raya

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buteng Abdullah saat melakukan monitoring disetiap sekolah di kecamatan Talaga Raya

BUTON TENGAH, SULTRA – Kecamatan Talaga Raya yang merupakan daerah Kepulauan terluar di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), terpaksa harus menggagalkan Simulasi Asesmen Nasional (AN) yang merupakan pengganti dari Ujian Nasional (UN) akibat jadwal padamnya listrik.

Padamnya listrik tersebut ternyata, telah menjadi jadwal rutin dari pihak PLN, dikarekan pihak PLN belum bisa melayani pemakaian listrik 24 jam, hanya dapat melayani 12 jam saja, yakni mulai jam 6 Sore sampai Jam 6 pagi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buteng Abdullah mengatakan, walaupun program Asesmen ini sangat penting dilakukan, kerena untuk menilai efektivitas pembelajaran, ketercapaian kurikulum, mengevaluasi sekaligus memperbaiki proses pembelajaran, namun pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa selain akan menjadwalkan ulang pelaksana simulasi tersebut.

“Setelah kami monitoring, ternyata tidak bisa dilakukan simulasi hari ini, karena terkendala listrik yang padam saat siang hari, dan rencana akan menjadwalkan ulang untuk pelaksanaanya,” tuturnya saat dikonfirmasi saat melakukan monitoring disetiap sekolah di Talaga Raya, Kamis (26/8/2021)

Selain itu, tambah Abdullah, ternya, padamnya listrik tersebut, ikut juga mempengaruhi kelancaran jaringan yang merupakan salah satu inti pokok pelaksanaan simulasi. “Ternyata saat listriknya padam, jaringan Juga ikut lelet,” tambahnya

Sehingga pungkas Abdullah, satu Minggu sebelum pelaksanaan Program Asesmen dilakukan, pihak dinas maupun sekolah harus melayangkan surat pemberitahuan terlebih dahulu ke pihak PLN, agar listrik tetap dinyalakan saat melakukan kegiatan asesmen sehingga pelaksanaan Asesmen tidak terkendala dengan listrik kedepannya.

“Jadi kedepannya selain kami bersurat ke PLN untuk dinyalakan listriknya, kami juga akan bersurat ke Telkom untuk dilakukan perbaikan jaringan sebelum dilakukan Asesmen Nasional,” Pungkas Abdullah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *