Peringati HKG ke-49, PKK Buteng Gelar Lomba Menu Tradisional

  • Whatsapp

 

BUTON TENGAH, SULTRA – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buton Tengah (Buteng) memeriahkan peringatan hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-49 dengan menggelar Lomba menu tradisional. Bertempat di gedung Azzahra Lakudo, Rabu (2/6).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Buteng, H Samahuddin beserta jajaranya turut mengapresiasi kinerja yang dilakukan PKK. Bahwa, menurut 01-Buteng digelarnya lomba menu tradisional tentu memberikan dampak yang baik untuk menumbuhkan kreatifitas masing-masing pelaku usaha.

“Saya kira kegiatan ini tentunya bersifat positif. Kita bisa melihat banyak nya kerajinan tangan dan lomba menu yang dipamerkan para peserta dari 7 kecamatan,” ujar samahuddin.

Selanjutnya, Suami Hj Jusniar Samahuddin juga sudah mempunyai rencana untuk memamerkan hasil produk para pelaku usaha. Bahkan, nantinya setiap produk maupun menu tradisonal akan ditempatkan di setiap wisata yang ada di kabupaten Buteng.

“Tahun ini kita sudah rencanakan. Dimana, hasil produk kerajinan tangan maupun menu tradisional bakal di pamerkan di setiap wisata. Agar para pengunjung yang datang di Buteng tidak hanya menikmati keindahan pantai tetapi juga menikmati olahan menu tradisional Buteng serta kerajinan tangan,” ucapnya.

Terakhir, Samahuddin juga akan selalu mensuport para pelaku usaha dibawa bimbingan PKK Buteng untuk terus berkreasi. Untuk mendukung hal itu pun, setiap wisata akan dibangun pembangunan untuk menampung setiap olahan hasil kreatifitas masyarakat Buteng itu sendiri.

“Iya, tahun ini kita akan bangun. Agar disetiap wisata, bisa langsung dipamerkan hasil kerajinan masyarakat kita. Begitu juga cita rasa menu tradisional Buteng,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Buteng, Hj Jusniar Samahuddin menjelaskan Kegiatan lomba menu tradisional dilakukan tidak lain untuk meningkatkan kreatifitas para pelaku usaha di hari HKG ke-49. Bahwa, lomba ini merupakan wadah untuk menumbuh kembangkan kreatifitas masing-masing pelaku usaha di 7 kecamatan.

“Alhamdulillah sejauh ini, presentasi dari 7 kecamatan cukup baik. Dimana hasil kreatifitas baik itu kerajinan tangan maupun menu tradisional yang mereka pamerkan sangat beragam. Sehingga, ada nilai tersendiri yang sudah mereka ciptakan,” ulasnya.

Istri Bupati Buteng ini juga menyebutkan beberapa kerajinan tangan dan menu tradisional yang dipamerkan para peringan HKG ke-49. Diantaranya, untuk kerajinan tangan, seperti Tenun dan lap kaki dari sampah. Ditambah olahan makanan non beras. Seperti, ubi-ubian sayur-sayuran yang diolah sebaik mungkin.

“Tenun misalnya, dibuat tak terlepas dari produk lokal asli Buteng. Kemudian, sampah plastik di olah menjadi lap kaki dan sebagainya. Sedangkan untuk makanan. Ubi-ubian dibuat menjadi kasuami serta lainnya,” tuturnya.

Selanjutnya, Jusniar berharap kepada ibu-ibu untuk terus berkreasi. Alhamdulillah, untuk promosi sendiri kerajinan maupun menu tradisional akan ditempatkan di setiap wisata yang ada di Buteng. Tentu ini menjadi modal yang sangat baik untuk dikenal khalayak masyarakat Buteng maupun luar Buteng.

“Semoga langkah ini dapat dimudahkan. Sehingga kreatifitas yang telah ditampilkan disini bisa dipamerkan langsung di wisata Buteng. Seperti pantai mutiara maupun lainnya,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *