PLN Talaga Bakal Menghambat Ujian Asesmen Nasional

  • Whatsapp

BUTON TENGAH, SULTRA – Ujian Asesmen Nasional (AN) pengganti Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Talaga Raya, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) bakal terkendala listrik. Pasalnya, sampai saat ini belum ada jawaban pasti dari pihak PLN setelah dilayangkan surat dan koordinasi oleh pihak sekolah, apakah akan diberikan pasokan listrik atau tidak saat dilaksanakannya Asesmen Nasional nanti.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Talaga Raya Jabir mengatakan rencananya pelaksanaan ujian ini akan dimulai hari Senin sampai hari Kamis, dengan rincian hari Senin dan Selasa ujiannya diporsikan untuk siswa, sementara Rabu dan Kamis untuk ujian guru.

Bacaan Lainnya

“Masing-masing terbagi dua sesi, dan setiap sesinya membutuhkan waktu 90 menit, jadi hanya 3 jam perhari menyalanya, untuk jadwal ujian akan dimulai jam 7.30 pagi dan selesai sekitar jam 11.00 Wita ,” tuturnya saat dikonfirmasi oleh media ini, Jumat, (24/9/2021)

Walaupun jelas Jabir, pelaksanaanya Asesmen Nasional membutuhkan jaringan internet yang bagus, namun, pasokan listrik yang stabil dan memadai juga sangat mendukung demi lancarnya ujian nanti, karena peserta ujian bakal menggunakan komputer yang jumlahnya cukup banyak yakni sekitar 25 unit yang semuanya langsung online.

“Ketika aliran listrik tidak stabil, maka akan mengganggu pelaksanaan ujian nanti, ditambah lagi mesin disel sebagai alternatif tidak mampu melayani 25 Unit Komputer di Leb,” bebernya

Olehnya itu, harap Jabir, pihak PLN dapat merespon surat yang layangkan oleh pihak sekolah, dan dapat bekerjasama demi kesuksesan agenda Nasional yang telah direncanakan oleh pemerintah dan demi massa depan anak didik kedepannya.

“Muda-mudshan surat kami dapat direspon dan pihak PLN dapat bekerjasama demi suksesnya agenda Nasional ini,” pungkasnya

Sementara Kepala PLN Talaga Raya, I Gede Palguna Satria Wibawa menjelaskan, lambatnya respon yang dilakukan oleh pihak PLN, disebabkan adanya kerusakan mesin yakni mesin 4 dan mesin 2 yang sementara diperbaiki diluar daerah yakni Baubau dan Kendari, serta masih menunggu jawaban dan instruksi dari kantor pusat yakni PLN ULP Kecamatan Mawasangka.

“Jadi Kami disini masih menunggu perintah dari atasan, jangan sampai ada kerusakan mesin lagi, sementara ada kebutuhan masyarakat yang lebih penting, karena saat ini kami masih menjaga kestabilan mesin,” bebernya saat menghadiri rapat dikantor kecamatan Kamis (23/9) lalu.

Sampai saat ini belum ada jawaban pasti dari pihak PLN ULP Kecamatan Mawasangka saat awak media menghubungi melalui sambungan telepon yang dijawab oleh sekuriti bernama Hirwan.

“Dia masih ke BauBau pak, nanti hari Senin baru masuk kantor lagi, kalau nomor kontaknya tidak ada sama saya dan saya tidak tau mau hubungi siapa,” ketus Hirwan

Sebagai tambahan, sampai saat ini jadwal menyala dan pemadaman listrik di Talaga Raya masih berjalan seperti biasa yakni 12 jam, sementara Lep Komputer SMA N 1 Talaga Raya akan digunakan pula oleh SMPN Talaga Besar yang pelaksanaannya akan dimulai Bulan Oktober nanti, dan ujiannya bersamaan dengan SMP dan SD yang lain yang bertempat di Lep SMPN 7 Talaga Raya.

(Ali Tidar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *