Hardy Muslim Resmi Jabat Sekda Butur

  • Whatsapp
Bupati Butur Ridwan Zakariah melantik Hardy Muslim sebagai Sekertaris Daerah (Istimewa)

BUTUR, SULTRA  -Bupati Buton Utara (Butur), Muhammad Ridwan Zakariah, resmi melantik Muhammad Hardhy Muslim sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

Pelantikan berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) di Aula Bappeda setempat, Kamis (5/8/2021).

Pelantikan Hardhy Muslim sesuai Surat Keputusan Bupati Butur nomor 211 Tahun 2021, tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara.

Bupati Butur, Muh.ridwan Zakariah dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Muhammad Hardhy Muslim yang telah dilantik sebagai Sekretaris Daerah, yang sebelumnya menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Butur.

“Tidak lupa juga, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dra. Yuni Nurmalawati, MSi, yang telah menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Utara dengan baik dan sukses sejak 4 Februari 2021 hingga pelantikan pejabat sekda definitif hari ini,”ungkapnya

Ridwan Zakariah mengungkapkan, untuk menetapkan Sekretaris Daerah tentu telah melewati proses yang panjang dan sistematis sesuai ketentuan yang berlaku. Dimulai dari rekomendasi persetujuan Kemendagri, pembentukan Panitia Seleksi (Pansel), seleksi kompetensi, pengusulan tiga nama terpilih hingga rekomendasi persetujuan KASN dan koordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Proses yang panjang itu diperlukan guna menghasilkan calon Sekretaris Daerah yang kompeten dan berintegritas serta dinilai mampu untuk menterjemahkan kebijakan daerah sebagaimana termuat dalam RPJMD 2021-2026,″terangnya

Lebih lanjut ia mengatakan, poses seleksi Sekda ini menyita perhatian publik. Karenanya, Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia seleksi, Assesment center, dan peserta seleksi yang telah menunjukkan kinerja baik dan menerima dengan ikhlas keputusan panitia seleksi.

“Sesungguhnya, banyak jalan pengabdian untuk membangun Buton Utara yang lebih baik. Peristiwa ini memberikan pembelajaran kepada kita semua bahwa seluruh esensi kehidupan yang kita jalani di dunia ini, merupakan skenario hidup yang sudah digariskan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Dijelaskan, Sekretaris Daerah mempunyai tugas yang cukup strategis, yaitu membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan dan pengorganisasian administrasi terhadap pelaksanaan tugas seluruh Perangkat Daerah dan melakukan pembinaan aparatur daerah.

“Tantangan kita ke depan sangat dinamis dan penuh kompetisi, oleh karena itu pemerintahan saat ini diperhadapkan pada dinamika globalisasi yang terus tumbuh dengan pesat, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi ruang yang tak terbatas dan menyentuh seluruh sandi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan dan pemberdayaan harus mampu diemban dengan baik dan mengikuti dinamika yang terus berkembang.

“Kita harus melayani bukan dilayani, mari kita ubah mindset primordial menjadi pola pikir yang modern dan berkemajuan,”tandasnya.

Pengisian jabatan Sekda Butur dipilih melalui proses lelang yang dilakukan oleh panitia seleksi (Pansel). Panitia seleksi sebelumnya telah menetapkan nama kandidat yang masuk dalam tiga besar.

Tiga nama tersebut kemudian disampaikan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Butur yang selanjutnya diajukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk disetujui.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *