Pembahasan KUA-PPAS 2022, DPRD Butur Pertanyakan Item Penciptaan Laker

  • Whatsapp

BUTUR – Wakil Ketua II DPRD Buton Utara, Sujono pertanyakan item penciptaan lapangan kerja dalam dokumen pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2022.

Hal itu disampaikan saat Rapat pembahasan KUA-PPAS bersama TAPD Pemerintah Daerah(Pemda) di Gedung DPRD. Senin, 8 November 2021.

Menurutnya, penciptaan lapangan kerja menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat yang perlu dicantumkan dalam KUA-PPAS karena bagian dari visi misi Bupati Buton Utara.

Sementara itu, Ketua TAPD Buton Utara, Hardhy Muslim menjelaskan bahwa partisipasi kinerja Buton Utara meningkat seiring dengan besarnya jumlah pengangguran saat ini.

Oleh karena itu, sektor formal dan informal angkatan kerja mesti optimal agar masyarakat tidak memilih bekerja diluar daerah.

Namun, hal penciptaan lapangan kerja telah masuk dalam renja pembahasan, akan tetapi Daerah lebih mengedepankan skala prioritas.
“Uang yang beredar dipasar dan masyarakat saat ini hanya dari gaji dan proyek,”jelasnya.

Kepala BAPEDA, Harmin Hari menambahkan, didalam RPJMD telah ditetapkan dan terdapat skala prioritas untuk tahun 2022 diantaranya pengembangan infrastruktur, SDA dan masalah ekonomi yang sudah mencakup bagian dari penciptaan lapangan pekerjaan.

Sedangkan untuk yang menjadi usulan penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besar seperti perusahaN AMP dan Perusahaan tebu akan masuk dalam rencana kerja perangkat daerah.

“Itu sudah terakomodir dalam penguatan masyarakat dalam item yang ada,”jelasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *