Diduga Dikorupsi Mantan Pimpinan, Anggaran Kas Operasional Bank Sultra Raib Rp9,6 Miliar

  • Whatsapp

KENDARI, SULTRA – Penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), meningkatkan status penyelidikan korupsi dana operasional Bank Sultra ke tingkat penyidikan. Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Ferry Walintukan menyatakan, penyidik sudah menggelar perkara, Jumat (16/4/2021).

“Modus pelaku (Mantan Direktur Bank Sultra Konkep) mengeluarkan uang, menggunakan slip setoran palsu,” katanya, dalam pesan WhatsApp, Selasa (20/4/2021).

Dia menyebut, kerugian negara terkait kasus korupsi Bank Sulawesi Tenggara, sekitar Rp9,6 miliar. Jumlah ini lebih banyak dari yang diberitakan sebelumnya yakni Rp9,5 miliar saja.

Ferry Walintukan menyatakan, dana miliaran rupiah ini, mengalir ke sejumlah oknum pejabat, kepala desa dan perusahaan. Penyidik masih mengejar aliran dana, sehingga pelaku yang terlibat bisa melakukan pengembalian kerugian negara.

Pernyataan lainnya, ada perusahaan investasi yang diduga menjadi tempat berlabuhnya uang senilai miliaran rupiah. Menurut informasi, jumlahnya mencapai separuh dari total penyelewengan anggaran yang dilaporkan pihak Bank Sultra ke polisi.

Kasus penyelewengan dana kas operasional Bank Sulawesi Tenggara Cabang Konawe Kepulauan terungkap usai seorang oknum pegawai Bank Sultra Konkep melaporkan adanya dugaan dana keluar dari brankas bank secara ilegal. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata seorang oknum mantan pimpinan Bank Sultra Konkep berinisial IJP, diduga sebagai pelaku.

Bank Sulawesi Tenggara irit bicara saat wartawan hendak meminta klarifikasi soal kasus ini. Bahkan, setelah polisi melakukan penyelidikan, ternyata jumlah dana operasional yang diselewengkan mencapai Rp9,6 miliar dan membengkak dari laporan awal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *