Bupati Achmad Lamani Pantau Langsung Vaksinasi Massal di Mubar

  • Whatsapp
Bupati Mubar, Achmad Lamani (kedua dari kanan) saat memantau langsung vaksinasi massal di salah satu Puskesmas di Mubar, Sabtu, 26 Juni 2021. (Foto : Zul).

MUBAR, SULTRA – Dalam rangka upaya mencegah virus corona, Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar vaksinasi massal diseluruh Puskesmas yang ada, pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Bupati Muna Barat, Achmad Lamani didampingi Sekda LM. Husein Tali bersama Forkopimda memantau langsung kegiatan ini.

Disela-sela pantauannya di Puskesmas Tikep, Achmad Lamani mengatakan sangat mengapresiasi antusias dan proaktif masyarakat dalam mengikuti vaksinasi massal yang digelar hari ini.

“Saya selaku Bupati Muna Barat mengucapkan terima kasih atas proaktif masyarakat terhadap vaksinasi covid-19, ini membuktikan bahwa warga memiliki kesadaran yang tinggi terhadap bahaya virus covid-19 sehingga antusias untuk mengikuti vaksinasi,” ungkap Achmad Lamani, Sabtu, 26 Juni 2021.

Bupati menyebut walaupun Muna Barat masih tetap kategori zona hijau namun protokol kesehatan harus tetap diperketat.

Bupati Mubar, Achmad Lamani (kiri), Sekda Mubar LM. Husein Tali (kedua dari kanan) saat memantau vaksinasi massal , Sabtu, 26 Juni 2021.

“Kita tidak boleh lengah kesehatan harus kita utamakan. Oleh karena itu, protokol kesehatan 3 M harus tetap dijalankan,” lanjutnya.

Mantan Sekda Mubar ini melanjutkan untuk mensukseskan kegiatan vaksinasi massal ini, dirinya berharap komitmen dari pemerintah kecamatan dan desa. Menurutnya, virus Corona ini nyata adanya.

“Jadi, dalam vaksinasi massal ini kita (Pemkab Mubar) targetkan 4000 lebih yang mengikuti vaksinasi. Dari target ini, kita akan laksanakan bertahap,”lanjutnya.

Dikatakannya, dalam vaksinasi massal ini setiap desa menargetkan masyarakat yang akan mengikuti vaksinasi minimal 50 orang dari 81 desa dan 5 kelurahan. Untuk itu, dirinya berharap target ini dapat tercapai 4000 lebih ini.

“Saya berharap dengan langkah ini, Mubar bisa menjadi daerah peduli Covid-19. Kalau ada desa atau kelurahan yang melampaui targetnya, tentunya kita (Pemkab Mubar) akan memberikan piagam penghargaan sebagai desa peduli Covid-19,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Dandim 1416/Muna Letkol Arm Andi Akbar S,Sc, M.Sc menyatakan vaksinasi massal merupakan program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai covid-19.

“Covid 19 harus kita basmi. Muna Barat zona hijau tapi jangan kita lengah kita harus waspada. Terima kasih atas partisipasi masyarakat yang sudah menyukseskan program vaksinasi massal ini,” cetus Dandim.

Berdasarkan pantauan wartawan Sulawesion.com, masyarakat Muna Barat antusias untuk suntik vaksin. Terlihat dibeberapa Puskesmas, masyarakat rela antri untuk dapat disuntik vaksin covid-19.

Seperti yang terlihat di Puskesmas Tikep dan Puskesmas Barangka. Warga mulai mendaftarkan diri dari pukul 07.30 pagi. Bahkan menunggu hingga berjam-jam karena padatnya warga yang juga ikut andil untuk mengikuti vaksinasi gratis itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *