Di Mubar, ‘Kameko’ Akan Diubah Pemanfaatannya Menjadi Bernilai Ekonomis

  • Whatsapp
Kepala Kesbangpol Muna Barat, Laode Andi Muna. (Zul).

MUBAR, SULTRA – Untuk mengendalikan pemanfaatan minuman beralkohol khususnya miras yang berasal dari pohon aren, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Kesbangpol Muna Barat Laode Andi Muna mengatakan regulasi itu mengatur tentang pengendalian minuman beralkohol khususnya miras “kameko” yang pemanfaatannya diubah menjadi bernilai ekonomis.

“Nantinya enau tidak lagi diproduksi dalam bentuk miras tetapi menghasilkan nilai ekonomi. Perda ini lebih berorientasi pada pemanfaatan enau menjadi bernilai ekonomis,” jelas Andi Muna saat ditemui di kantor Bupati, Senin, 4 September 2021.

Ia melihat kedepannya jika masyarakat yang memiliki keahlian dibina maka akan berpotensi dimungkinkan menjadi petani aren yang lebih produktif.

“Kita nanti lihat, saat ini jangka pendeknya dulu yakni aren dibuat menjadi gula merah. Kedepan juga berharap bukan hanya gula merah tetapi minuman manisan dari aren dalam bentuk kemasan lainnya. Jadi bisa menghasilkan yang positif. Kelemahan menjadi kekuatan. Negatif dibuat menjadi positif,” cetusnya.

Olehnya itu Andi Muna mengharapkan masyarakat taat dengan aturan terkait perda pengendalian minuman beralkohol.

“Saat ini kita fokus dulu dipembinaan terhadap masyarakat terkait Perda. Perlu disampaikan kita bukan melarang orang minum, silahkan minum tapi dalam rumah ya,” kata Andi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *