Lantik Pengurus Dekranasda Mubar, Bupati: Perkenalkan Karakter Budaya Daerah

  • Whatsapp

MUBAR, SULTRA – Bupati Muna Barat Achmad Lamani resmi melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mubar.

Pelantikan pengurus Dekranasda dilakukan di Aula Kantor Bupati Mubar, Kamis, 16 September 2021 yang dihadiri para Sekda Mubar dan para kepala OPD.

Bupati Achmad Lamani mengatakan Dekranasda merupakan salah satu pilar dalam meningkatkan produktivitas kerajinan yang ada khususnya di Kabupaten Muna Barat dengan harapan kerajinan lokal yang ada dapat menjadi hasil karya baik di kancah nasional maupun internasional.

Olehnya itu lanjut Bupati, Dekranasda dan lembaga pemerintahan harus berperan lebih dalam meningkatkan pembinaan pengrajin khususnya kerajinan berbasis sumber daya alam dan warisan budaya daerah.

“Untuk mengefektifkan pelaksanaan kegiatan-kegiatan Dekranasda diharapkan agar selalu disinergikan dengan program pemerintah daerah. Hal ini sebagai upaya meningkatkan perekonomian pelaku UMKM dan industri kecil menengah khususnya yang bergerak di bidang kerajinan yang muaranya akan berdampak pada peningkatan PAD serta memperkenalkan karakter budaya daerah melalui karya-karya pengrajin lokal,” jelas Achmad Lamani dalam sambutannya.

Mantan Sekda Mubar ini menambahkan pengrajin dalam meningkatkan karyanya dihadapkan pada dua tantangan yakni peningkatan kualitas dan varian produk dan pemasaran.

“Olehnya itu pengrajin harus memiliki modal sosial yang harus dipegang yakni kepercayaan, jaringan ,dan norma,” lanjutnya.

Bupati juga menyampaikan agar dinas terkait bisa memberikan perlindungan dan bantuan kepada pengrajin yang ada di Mubar.

Di tempat yang sama, Ketua Dekranasda Mubar Rosma Achmad Lamani mengatakan Dekranasda kabupaten dapat menjadi mitra strategis pemerintah untuk menggali, membina, melestarikan, dan mengembangkan seni kerajinan berbasis warisan nilai budaya lokal di Kabupaten Muna Barat.

“Pengurus harus mempunyai kreativitas yang tinggi dalam mengembangkan pengrajin yang ada di Mubar, sehingga akan tercipta pengrajin dan pengusaha yang dapat meningkatkan perekonomian di masyarakat,”imbuhnya.

Menurutnya, Berdasarkan data dari Disperindak Mubar, saat ini ada sekitar 110 pengrajin kain tenun, bahan baju dan pengrajin sabuk kelapa yang tersebar di Muna Barat dan hasil karyanya telah di promosikan di tingkat nasional.

“Ini tersebar disemua kecamatan. Ini menjadi perhatian pemerintah untuk mengembangkan potensi yg ada itu,” lanjutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *