Pemda Mubar Ajukan 10 Raperda Inisiatif di DPRD, Plt. Sekwan : Pembahasan Direncanakan Agusutus Mendatang

  • Whatsapp
Kabag Hukum Setda Mubar, La Gandhi (kanan) saat ditemui di kantor DPRD Mubar, Selasa, 27 Juli 2021. (Istimewa)

MUNA BARAT,SULTRA – Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat mengajukan 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk dibahas pada masa sidang lll yang akan dimulai pada Agustus mendatang.

Yakni Raperda pajak penerangan jalan, Raperda retribusi pemakaian kekayaan daerah, Raperda pengarusutamaan gender, Raperda Kabupaten layak anak, Raperda kesehatan ibu, bayi baru lahir, bayi dan anak balita, Raperda perlindungan guru di Kabupaten Muna Barat, Raperda Sempadan jalan, sungai dan pantai, Raperda retribusi tempat rekreasi dan olahraga, Raperda perlindungan perempuan, dan Reperda sistem perlindungan anak.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum La Gandhi mengatakan 10 Raperda yang diajukan sudah dibahas di rapat Bamus DPRD Mubar.

“10 Raperda itu merupakan inisiatif Pemda dan itu sudah masuk, dari hasil Bamus direncanakan pada tanggal 9 Agustus mendatang,” ungkap La Gandhi saat ditemui di kantor DPRD Mubar, Selasa, 27 Juli 2021.

La Gandhi mengaku sebenarnya ada 15 Raperda yang akan diajukan namun karena keterbatasan SDM sehingga hanya 10 yang bisa diproses lebih dulu.

“Sebenarnya ada 15 Raperda prioritas akan tetapi saat ini hanya 10 yang bisa kita proses,” lanjut Kabag.

Senada dengan itu, Plt. Sekwan Mubar Safarudin Ole menyebut pembahasan Raperda inisiatif Pemda akan dibahas usai reses anggota DPRD.

“Rencananya itu dijadwalkan mulai 9 Agustus akan dibahas, ya usai reses para anggota DPRD,” kata Safarudin.

Menurutnya, pembahasan 10 Raperda yang diajukan Pemda dijadwalkan masa sidang ke lll.

“Ya itu tadi direncanakan mulai 9 Agustus mendatang,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *