Penerapan PPKM Level 3, Satpol PP Mubar Intens Lakukan Operasi dan Sosialisasi

  • Whatsapp
penertiban Satpol PP Muna Barat

MUBAR, SULAWESION.COM – Kabupaten Muna Barat (Mubar) masuk dalam penerapan PPKM level 3 bersama 15 kabupaten di Sulawesi Tenggara. Olehnya itu, Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Muna Barat sebagai garda terdepan dalam sosialisasi pencegahan dan penanganan covid-19 proaktif mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat dalam penerapan PPKM.

Kasat Polpp Mubar Laode Sagala mengatakan terkait penerapan PPKM, tugas dan tanggung jawab anggota Satpol PP sebagai garda terdepan adalah patroli (operasi) dan sosialisasi pencegahan covid-19 dimasyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kita pemberlakuan PPKM dan tugas kita adalah mengedukasi masyarakat untuk menerapkan prokes ketat. Jadi kita harus pastikan itu, masyarakat taat dan patuh dalam penerapan PPKM,” ungkap Sagala.

Sagala menjelaskan yang menjadi sasaran dalam operasi penerapan PPKM level 3 adalah sarana dan tempat umum, seperti pasar, sekolah, tempat ibadah, dan juga tempat acara sosial kemasyarakatan.

“Dipastikan semua mematuhi peraturan protokol kesehatan. Sasaran kita adalah sekolah, pasar, tempat ibadah, tempat acara sosial kemasyarakatan lainnya seperti pesta dan kedukaan itu perlu kita berperan. Memantau seluruh masyarakat memakai masker dan jaga jarak, tempat cuci tangan dipastiakn ada, dan juga penyediaan handsanitizer,” jelasnya.

“Kita upayakan bagaimana agar masyarakat selalu menghindari kerumunan. Adapun terjadi harus atur jarak minimal 1 meter.Kondisi ruangan harus ada batasan jumlah maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan yang ada, ” tegas Kasat saat memberi pengarahan kepada anggotanya.

Sagala berpesan agar setiap anggota dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab baik sosialisasi maupun operasi terhadap penerapan PPKM untuk selalu bersifat humanis dan mengedukasi.

“Ini semua anggota harus pahami. Diupayakan kita humanis dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita sesuai kesadaran dan keikhlasan,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Pol PP Mubar Syaiful Akbar menyebut anggota harus paham tugas dan tanggung jawabnya dilapangan saat menjalankan tugas terkait operasi dan sosialisasi penerapan PPKM ini.

“Seperti tempat usaha, di tempat ibadah, sekolah, pasar jika dibuka harus dengan penerapan prokes ketat. Anggota harus menyampaikan ini kepada masyarakat,” kata Syaiful.

Selain itu, Syaiful juga menyampaikan agar seluruh anggota yang bertugas dilapangan saat melakukan sosialisasi dan operasi yustisi untuk tetap santun dan humanis.

“Jangan ada sifat arogansi saat turun di lapangan. Semua anggota harus humanis dalam bertugas,” cetusnya.

Kabid Linmas, Laode Ikbal saat dikonfirmasi saat melakukan sosialisasi dan pembagian masker mengatakan pihaknya menurunkan tim patroli dan operasi di Pasar Lailangga sebanyak 30 personil.

“Kami selain operasi juga membagikan masker kepada warga yang tidak bermasker. Tujuannya adalah agar warga memiliki kesadaran terkait penerapan prokes saat penerapan PPKM ini,” kata Ikbal saat dihubungi.

Selain menyasar pasar lanjut Ikbal, sesuai arahan pimpinan, anggota Satpol PP Mubar juga berkunjung pada tempat-tempat usaha seperti warung makan.

“Kita selalu menghimbau agar penerapan prokes ketat. Khususnya penggunaan masker dan jaga jarak serta tidak berkerumun apalagi daerah kita masuk PPKM level 3,” kata Ikbal.

Ikbal mengaku pihaknya melakukan operasi dan sosialisasi serta pembagian masker dimulai dari Jum’at (30/7/2021.

“Ini akan terus kita lakukan sampai 2 Agustus mendatang sambil menunggu instruksi selanjutnya,” tutupnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *