Untuk Mengikuti SKD, Peserta Wajib Rapid Tes Antigen

  • Whatsapp
Kepala BKPP Mubar, Laode Mahajaya. (Zul)

MUBAR, SULTRA – Untuk mengikuti pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar ( SKD) CPNS khususnya di Kabupaten Muna Barat, peserta wajib rapid tes antigen yang masih berlaku.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mubar Laode Mahajaya mengatakan saat mengikuti seleksi SKD peserta wajib menunjukkan hasil rapid tes antigen yang dikeluarkan oleh dokter.

“Rapid tes antigen harus ditunjukkan saat mau mengikuti tes SKD, itu wajib. Sehari sebelum ujian, peserta sudah harus rapid. Kan berlakunya 2×24 jam,” kata Mahajaya saat ditemui di kantornya, Senin, 6 September 2021.

Intinya, untuk menghindari pembentukan klaster baru penyebaran covid-19 pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS khususnya tes SKD menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Semua dengan prokes yang ketat. Kemudian setiap selesai pelaksanaan kegiatan setiap sesi, panitia akan menyemprotkan disinfektan di ruangan tes itu,” ujarnya.

“Selain rapid tes, peserta wajib menggunakan masker lapis dua. Kemudian saat masuk ruangan, peserta akan dicek suhu badannya. Jika, suhu lebih dari 37,3 derajat celcius maka akan dipisahkan di ruangan tersendiri memakai APD lengkap,” lanjut Mahajaya.

Terkait tempat rapid tes antigen bagi peserta, Mahajaya mengaku pihaknya masih akan berkoordinasi dengan tim gugus tugas Kabupaten Muna Barat.

“Kita masih akan koordinasi dulu dengan gugus tugas termasuk jumlah peserta setiap sesinya. Nanti kalau sudah ada rekomendasi baru kita umumkan,” lanjut mantan Kadinkes Mubar ini.

Mahajaya mengingatkan selain membawa hasil rapid tes dan menggunakan masker lapis dua, peserta diwajibkan juga mengisi deklarasi sehat melalui akun masing-masing peserta.

“Peserta juga wajib mengisi formulir deklarasi sehat melalui akun masing-masing sebelum ujian SKD,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *