Bupati Buteng Ultimatum Kades Dan Dirut PDAM

  • Whatsapp

BUTON TENGAH, SULTRA – Tak hanya mengultimatum para Kepala Desa (Kades) untuk menjalankan tugas dan menggunakan anggaran dengan baik, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Oeno Lia Kabupaten Buteng pun tak luput dari peringatan dari orang nomorsatunya Buton Tengah (Buteng) ini.

Bupati Buteng H. Samahuddin SE secara umum menegaskan, Kades dan Dirut PDAM harus menjalankan tugas dengan baik, serta harus mengelola anggarannya secara hati-hati agar tidak terjebak dalam persoalan hukum.

Bacaan Lainnya

“Ingat ini uangnya rakyat jangan main-main di sini. Dan Ini juga akan menyangkut dengan masalah hukum, jadi Hati-hati dalam mengelolanya,” tuturnya saat memberikan sambutan saat melaksanakan apel Akbar di depan kantor Bupati Buteng, Senin (17/5/2021).

BACA JUGA:Mubar Dapat 232 Formasi Pengadaan ASN Tahun 2021, Berikut Rinciannya

BACA JUGA: Buat Komentar Tak Senonoh Terkait KRI Nanggala 402, Jisrah Ditangkap Polda Sultra

BACA JUGA: Penyanyi Dangdut Berstatus Janda Dilaporkan Memperkosa Seorang Remaja Laki-laki

Namun, lanjut Samhuddin, secara khusus, bagi para Kepala desa diharapkan dapat bekerjasama dengan baik dengan jajarannya, terutama Sekretaris dan bendahara, agar pengelolaan pemerintahan di desa berjalan dengan baik dan pelaporan kegiatan dan administrasi pun tertata dengan bagus.

“Jadi jangan kerja sendiri-sendiri, harus kerjasama, kalau tidak mau diajak kerjasama silahkan pecat dari jabatannya mereka itu, agar pemerintahannya dapat berjalan dengan baik,” tandasnya

Dilain sisi, Samahuddin menegaskan, kepada Dirut PDAM Oeno Lia, agar serius dalam menangani masalah air bersih, karena sampai saat ini tingkat kesediaan air bersih dikecamayan Talaga Raya masih dirasa minim.  Ditambah juga, Dirut PDAM harus mengikuti apa yang menjadi Rekomendasi dari BPK dan BPKP.

“Ikuti Rekomendasi BPK dan BPKP, Ingat ini uangnya rakyat jangan main-main di sini. Dan Saya tekankan untuk di talaga saya tidak mau tahu, bulan ini sampai bulan depan saya kasih kesempatan air sudah mengalir semua,” tegasnya.

Jika tidak, lanjut Samahuddin, pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan, jika persoalan air bersih ini tidak tuntas dalam waktu cepat. Sembari merincikan ukuran pipa yang akan mereka gunakan dilapangan demi cepat dan suksesnya kegiatan.

“Jadi semua karyawan mulai besok atau lusa turun di talaga. Saya tidak mau tau dan itu harus suskes airnya, Kalau tidak selesai saya turun sendiri saya pimpin sendiri, kalau bicara masalah PDAM saya berpengalaman. Dan untuk  jenis pipa dari ukuran 8, 6, 3 inchi harus tembus talaga dan harus jalan,” bebernya

Olehnya itu, harap Samahuddin, baik para Kepala Desa maupun Dirut PDAM Oeno Lia harus bekerja dengan jujur dan mengelola naggaran dengan baik, sebab anggaran yang telah dipercayakan tersebut akan dimintai pertanggungjawabannya baik di didunia maupun di akhirat.

“Jadi harus bekerja jujur, iklas demi mengabdi kepada masyarakat, dan demi kamajuan daerah Buteng kedepannya,” pungkasnya.

ALI TIDAR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *